Contohnyaketika dalam proses desain UI dan UX, diputuskan akan menambah tombol di salah satu halaman web. Perubahan tersebut bisa jadi juga akan merubah fungsi, bentuk atau ukurannya. Tim UX akan menentukan letak tombol sementara tim UI akan menentukan desain supaya sesuai dengan tata letak yang baru. Keduanya Perlu Melakukan PrinsipPrinsip Tata Letak Desain Grafis 1. Kesederhanaan Hal ini sangat logis demi kepentingan kemudahan pembaca memahami isi pesan yang disampaikan. Dalam penggunaan huruf sebuah berita misalnya. Hariini kita akan melihat prinsip desain yang memainkan peran utama dalam kesuksesan desain web: Unity. Seperti halnya banyak elemen yang dirancang di dunia, persatuan dapat membuat atau menghancurkan desain situs. Situs yang "menyatu" dengan baik terasa alami, organik, dan mulus; Di mana sebuah situs yang kekurangan persatuan dapat Tujuanuser experience. Setelah mengetahui pengertian dari user experience, selanjutnya anda harus memahami tujuan user experience sebenarnya. Berikut ini merupakan beberapa tujuan utama dari penggunaan UX untuk mendukung kinerja produk anda. 1. Memberikan pengalaman yang baik dan menyenangkan pada pengguna. Padapertunjukan seni terjual 500 lembar karcis kelas utama. harga karcis kelas ekonomi adalah Rp.6000,00 dan kelas utama adalah Rp. 8000,00. jika hasil penjualan seluruh karcis adalah Rp.3.360.000,00. berapa jumlah karcis kelas ekonomi yang terjual Answer Prinsipprinsip desain membantu menentukan bagaimana menggunakan elemen desain. Ada empat prinsip desain: keseimbangan, penekanan, irama, dan kesatuan. Prinsip-prinsip desain membantu anda untuk menggabungkan berbagai elemen desain ke dalam tata letak yang baik. Keseimbangan. Setiap elemen pada susunan visual berat yang telah PrinsipTata Letak Tom Lincy dalam bukunya “Design Principle for Desktop Publishing” menyebutkan ada lima prinsip utama dalam desain, yaitu: proporsi proportion, keseimbangan balancing, kontras contrast, irama rhytm, dan kesatuan unity. Kesatuan Unity Kesatuan dimaksud untuk membuat kontras yang mudah ditangkap oleh pembaca terhadap Tujuanstrategi tata letak adalah untuk membangun tata letak yang ekonomis yang memenuhi kebutuhan persaingan perusahaan. Dalam semua kasus, desain tata letak harus mempertimbangkan bagaimana untuk mencapai: Jelaskan Azas Pokok dan Prinsip Tata Ruang kantor yang benar secara berurutan! Laludalam prinsip ini tidak ada kamar kosong atau tidak digunakan. 4. Asas Perubahan Susunan. Menurut prinsip ini, perencanaan tata ruang yang baik adalah desain yang dapat dengan mudah diubah atau direorganisasi, dan tidak memerlukan biaya besar. Perubahan dalam desain kantor dilakukan untuk membuat suasana baru di kantor. A Tata Letak 1. Pengertian Tata Letak Keputusan layout adalah keputusan membuat desain atau tata letak dari fasilitas-fasilitas produksi yang mencangkup mesin-mesin, bahan baku, dan peralatan pdroduksi lainnya dalam satu tempat. kepentingan strategi dalam keputusan layout yang pertama adalah menentukan Long Desaingrafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tipografi, fotografi, serta ilustrasi yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Bidang ini melibatkan proses komunikasi visual dan desain komunikasi.. Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan teks CiriCiri Kantor. Sebagai alat yang dapat menyambungkan pikiran pimpinan kepada para anggotanya. Membantu pemimpin dalam merumuskan suatu pekerjaan dan kemampuan kerja yang dapat menyederhanakan suatu system manajemen. Dapat membantu administrasi atau tata usaha untuk dapat mencapai target yang di inginkan. DuaBelas Prinsip Dasar Desain Produk. Produk digital yang baik tidak lahir begitu saja. Ada tahapan yang harus dilalui dalam melakukan desain produk. Co-founder Gibbon Wouter de Bres dalam laman blog miliknya menceritakan prinsip dasar desain produk yang ia dan timnya gunakan. Prinsip yang mungkin juga bisa Anda pakai untuk mendesain produk Pengertian Tujuan dan Prinsip Dokumentasi Keperawatan A. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Setelah mempelajari Topik 1 ini, Anda diharapkan dapat menjelaskan konsep dasar dokumentasi keperawatan. B. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS Untuk mencapai tujuan pembelajaran umum di atas, tujuan khusus dalam Topik 1 yaitu diharapkan Anda dapat MULTIMEDIAXI - Unsur Pada Desain Grafis Dalam Pembuatan sebuah desain kita perlu memperhatikan bentuk desain yang diinginkan. Tentunya supaya desain sesuai maksud dan tujuan pembuatannya LaEnl9. Dikutip dari berbagai sumber terpercaya. semoga tutorial ini bermanfaat untuk kita semua. Pengertian Layout. Layout atau tata letak merupakan istilah umum yang sering kita dengar pada saat kita melihat atau membaca surat kabar atau majalah, membuat desain suatu event, merancang bangunan rumah, membuat desain website, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan desain. Secara umum, layout dapat diartikan sebagai suatu penentuan tata letak desain pada elemen tertentu sehingga menghasilkan visual yang menarik. Sebuah layout dibuat oleh para desainer visual atau para developer. Sedangkan secara khusus, layout memiliki pengertian yang berbeda sesuai dengan bidang yang kegiatannya, seperti dalam desain grafis, layout dapat diartikan sebagai pengaturan tulisan-tulisan dan gambar-gambar untuk menyampaikan pesan tertentu. Surianto Rustan, dalam “Layout, Dasar, dan Penerapannya”, menyebutkan bahwa layout adalah tata letak dari elemen-elemen desain terhadap suatu bidang dalam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang dibuat. dalam perusahaan manufaktur, layout dapat diartikan sebagai suatu susunan, rancangan, atau tata letak ruang dari sebuah elemen yang sengaja didesain untuk bisa ditempatkan dalam suatu bidang yang sebelumnya telah direncanakan sistemnya terlebih dahulu. Harsono, dalam “Manajemen Pabrik”, menyebutkan bahwa layout adalah cara menyusun mesin-mesin beserta alat perlengkapannya yang diperlukan untuk memproduksi suatu barang. Elemen Layout. Dalam membuat atau menentukan layout terdapat beberapa elemen yang dapat diimplementasikan. Dalam bidang desain grafis, elemen dari layout adalah teks atau “text”, meliputi judul, heading, dan paragraf. Dalam desain text-heavy, elemen-elemen ini harus ditata dengan cara intuitif yang mudah dibaca. gambar atau “image”, meliputi foto, ilustrasi, dan visual lainnya yang dapat membantu memecah teks dan mengkomunikasikan pesan tertentu. Elemen ini sangat efektif dalam melibatkan pemirsa melalui emosi. garis atau “line”, yang digunakan untuk membagi bagian, selain juga dapat menambahkan penekanan pada teks. bentuk atau “shape”, yang apabila digunakan dengan baik, bentuk menambahkan sentuhan bakat dan kepribadian pada tata letak. Persegi panjang dan lingkaran adalah yang paling umum, tetapi ada banyak cara untuk berkreasi dengan bentuk. ruang putih atau “white space”, yaitu menambahkan ruang di antara bagian-bagian tata letak yang berguna untuk mencegah pengguna kewalahan atau lelah saat melihat desain yang sibuk. Jenis Layout. Layout dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk. Dalam desain grafis, terdapat beberapa jenis layout yang biasa digunakan sebagai panduan bagi para desainer grafis, yaitu 1. Mondrian layout. Mondrian layout merupakan jenis desain layout yang asimetris. Jenis ini mengacu pada karya Piet Modrian, seorang pelukis dari Belanda, yang menggunakan warna dasar garis merah, kuning, biru, dan hitam sebagai pemisah antar ruangan, elemen gambar ditempatkan dalam bidang persegi panjang. 2. Aksial layout. Aksial layout merupakan jenis desain layout yang memiliki tampilan visual yang kuat di tengah halaman dengan tampilan elemen pendukung di sekitar gambar utama sebagai pusatnya. 3. Picture window layout. Picture window layout merupakan jenis desain layout dengan fitur utama berupa tampilan gambar besar, dengan diikuti oleh tajuk utama, sedangkan teks hanya memiliki porsi kecil. 4. Silhouette layout. Silhouette layout merupakan jenis desain layout di mana tata letak artikel mengikuti alur wujud gambar yang digunakan. Jenis layout ini terkadang juga menggunakan tampilan negatif gambar silhouette untuk menguatkan pesan yang di sajikan. 5. Frame layout. Frame layout merupakan jenis desain layout yang memakai frame sebagai unsur utama, di mana pesan atau gambar utama diletakkan di dalam bingkai atau frame yang menjadi tema dalam desain yang digunakan. Frame atau bingkai digunakan untuk membentuk suatu naratif atau memiliki cerita. 6. Circus layout. Circus layout merupakan jenis desain layout di mana tata letaknya tidak mengacu pada ketentuan standar. Komposisi gambar visual dan teks diatur dengan baik tetapi pengaturannya dilakukan dengan tidak beraturan. 7. Rebus layout. Rebus layout merupakan jenis desain layout di mana gambar dan tulisan saling terkait dalam desain, selain menggunakan gambar sebagai instrumen menulis. 8. Type speciment layout. Type specimen layout merupakan jenis desain layout yang menggunakan satu macam jenis “font” atau bentuk huruf tertentu, yang diatur sedemikian rupa untuk menampilkan pesan secara visual dan harfiah. Pada umumnya, jenis layout ini didominasi oleh tulisan besar dan umumnya dalam bentuk berita utama. 9. Covy heavy layout. Covy heavy layout merupakan jenis desain layout yang tata letaknya memprioritaskan bentuk copywriting teks iklan, atau dengan kata lain komposisi tata letaknya didominasi oleh presentasi teks copy. Sedangkan dalam perusahaan manufacturing, sebagaimana dijelaskan oleh Sritomo Wignjosoebroto, dalam “Pengantar Teknik dan Manajemen Industri”, bahwa secara klasik umum layout dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu tata letak fasilitas berdasarkan aliran produksi atau “production line product atau product lay out”. tata letak fasilitas berdasarkan lokasi material tetap atau “fixed material location lay out atau fixed position lay out”. tata letak fasilitas berdasarkan kelompok produk atau “product famili, product lay out atau group technology lay out”. tata letak fasilitas berdasarkan fungsi atau macam proses atau “functional atau process lay out”. Tujuan Layout. Beberapa tujuan dari pembuatan layout, diantaranya adalah dapat menyajikan elemen gambar dan juga teks agar lebih mudah dipahami. dapat menyampaikan semua informasi yang ingin disampaikan dengan baik, serta sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku. Freddy Adiono Basuki, dalam “Komunikasi Grafis untuk Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Keahlian Seni Rupa dan Kriya”, menjelaskan bahwa tujuan dari layout adalah membuat elemen gambar dan teks tampak komunikatif. memudahkan audiens dan pembaca dalam menangkap informasi desain. penataan ruang dan isi desain menjadi terkonsep secara harmonis. Prinsip Pembuatan Layout. Dalam pembuatan layout, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan, Beberapa prinsip dalam pembuatan layout dimaksud adalah 1. Harmonis. Dalam pembuatan layout, harus memperhatikan keharmonisan di antara sajian grafis dengan berbagai elemen yang ada di dalam layout tersebut. Tidak ada elemen yang terlalu dominan sehingga menutup elemen yang lain. Semua harus mendukung satu dengan yang lain. 2. Kontras. Prinsip kontras menitik-beratkan pada pe mbedaan elemen desain font, warna tulisan, ketebalan huruf, dan lain sebagainya agar tidak serupa, sehingga desain layout tidak monoton dan lebih menarik untuk dilihat. 3. Stressing. Prinsip stressing berfungsi untuk memberikan titik-titik tertentu dalam layout desain untuk menjadi perhatian. Sebuah desain akan menjadi hampa dan kurang berarti jika tidak memiliki stressing atau titik fokus yang ingin disampaikan. 4. Simplicity. Prinsip simplicity atau kesederhanaan dalam desain layout mempertimbangkan tingkat kompleksitas elemen-elemen yang akan digunakan di dalamnya. Kesederhanaan yang dimaksud bukan dengan mengurangi elemen yang justru dapat mengurangi pesan yang ingin disampaikan. Akan tetapi penyederhanaan elemen yang terlalu kompleks menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. 5. Keseimbangan. Dalam prinsip keseimbangan, elemen desain harus tersaji secara seimbang baik itu secara simetris maupun secara asimetris. Prinsip ini akan menjaga komposisi desain agar tidak berat sebelah. Sedangkan Surianto Rustan menjelaskan bahwa beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pembuatan layout adalah 1. Keseimbangan. Keseimbangan atau “balance” menjadi porsi ukuran setiap bagian layout dalam ruang desain. Ukuran yang seimbang akan mempermudah audiens dalam membaca dan merasakan sesuatu yang ditangkap. Ada dua jenis balance, yaitu symmetric balance kuat, stabil dan asymmetric balance variatif, bergerak. 2. Irama. Irama atau “rhythm” merupakan bentuk variasi elemen yang berulang secara konsisten. Penyusunan elemen yang bervariasi akan mempengaruhi visual tersendiri, karena itu penting membuat variasi dan pengulangan elemen yang utuh agar tidak tampak membosankan. 3. Titik Berat. Titik berat atau “emphasis” maksudnya desain harus tampak persuasif, dengan cara menambahkan titik berat pada ruang tertentu. Tujuan dari titik berat ini adalah memicu daya tarik kepada audiens saat melihat atau membaca karya desain. 4. Kesatuan. Kesatuan atau “unity” merupakan kesatuan dari keseluruhan elemen pada sebuah layout. Hubungan elemen satu dengan lainnya harus saling memiliki, hal ini akan memudahkan penggunaan dari banyaknya elemen yang disusun. Tahapan Cara Membuat Layout. Layout dibuat dengan melalui beberapa tahapan, yaitu membuat sketsa berupa perancangan dari komposisi visual yang akan ditempatkan. membuat layout dalam bentuk rancangan gambar dan teks. menyusun keseluruhan unsur menjadi kesatuan yang harmonis dan komprehensif. Demikian penjelasan berkaitan dengan pengertian layout, elemen, jenis, tujuan, dan prinsip pembuatan layout, serta tahapan cara membuat layout. Semoga bermanfaat. Artikel Terkait Lainnya Aneka Ragam semoga informasi bermanfaat dan dapat membantu anda. is a website that provides useful information, please share if there is interesting information that can help you. Thank you PenjelasanDi dalam sebuah desain grafis ini ada yang lebih kurang 6 prinsip-prinsip yang berhubungan dan dapat membantu menunjukkan bagaimana penggunaan elemen atau sebuah bagian dan sebuah hasil desain. Prinsip desain ini juga bisa membantu dalam mencampurkan semua elemen atau sebagian elemen dari sebuah desain ke tempat yang baik. ProportionProporsi pada dasarnya merupakan prinsip dari sebuah desain grafis yang berfungsi dalam keselarasan atau keserasian sebuah hasil pembuatan cipta karya yang membutuhkan perbandingan yang cocok untuk hasil yang desain yang bagus atau tepat. Kesatuan ini sangat membantu semua elemen yang ada seperti kepunyaan bersama. Pada intinya, proporsi ini sebuah perbandingan secara sistematik pada sebuah bidang yang ada. Ada pula Proporsi Agung atau sebutan lainnya adalah The Golden Man merupakan proporsi yang sangat terkenal dalam pemakaiannya dari seni rupa hingga ke tingkat yang lebih tinggi yang menggabungkan semua unsur dan dapat dijangkau dengan memberikan hubungan yang satu dengan yang lain sebuah RhythmIrama merupakan sebuah pola pengulangan oleh sebuah unsur yang berbeda dan pergerakan secara berurutan yang berkelanjutan. Prinsip ini sesungguhnya ialah hubungan perulangan dan juga bentuk unsur rupa. Penempatan dalam sebuah desain keluaran atau layout secara berulang memberikan hasil yang halus, santai, dan tenang. Pengulangan dan variasi merupakan kunci dalam pembentukan sebuah ritme visual. Ada beberapa macam irama, antara lain Regular rhythm, Flowing rhythm, dan Progressive BalanceKeseimbangan merupakan kondisi sebuah desain atau pun benda yang membuat semua kekuatan jadi bekerja dan tidak saling menghilangkan satu dengan yang lain. Ada dua prinsip dasar dari sebuah Simetris, adalah keseimbangan yang terjadi secara tegak lurus. Keseimbangan kali ini seperti menggunakan dua buah elemen yang mirip seperti menggunakan sebuah kaca Asimetris, ialah keseimbangan yang terlihat sama tetapi dalam pengaturan berat atau bobot yang UnityKesatuan merupakan hubungan yang penting, karena dengan ketidak-adaan dari kesatuan ini semua akan terlihat berantakan. Jadi prinsip kesatuan ini merupakan penyatu dari semua elemen yang KeselarasanKeselarasan atau harmoni merupakan sebuah bentuk, warna, tema, ukuran dan lain sebagainya. Ternyata keselarasan ini memunculkan suatu keseimbangan dengan prinsip ContrastPrinsip kontras ini adalah prinsip yang bertujuan untuk menjauhkan bagian desain dalam bidang yang tampak sama. Jika bagian yang tidak diinginkan sama maka secara otomatis akan membuat berbeda dari yang lain. Kontras ini menjadi visualisasi yang membuat ketertarikan-nya sendiri dan kontras inilah yang menarik pertama kali peminat pembaca. Definisi Layout didalam bahasa memiliki arti tata letak. Sedangkan menurut istilah, layout merupakan usaha untuk menyusun, menata, atau memadukan elemenelemen atau unsur-unsur komunikasi grafis teks, gambar, tabel dll menjadikan komunikasi visual yang komunikatif, estetik dan menarik. Di sini diperlukan pertimbangan ketika sedang mendesain suatu infomasi yang seefektif mungkin. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan. Teori Dalam teori tataletak dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu membuat tataletak miniatur/sketsa mini thumbnail yaitu tahapan perancangan dalam menentukan komposisi unsur-unsur yang akan di tempatkan. visualisasinya masih berupa seketsa kolom teks dan kolom gambar. Membuat tata-letak rought lay out yaitu tahapan perancangan yang sudah berwujud gambar dan teks. Membuat tata letak konperhensif/lengkap yaitu tahapan perancangan dimana keseluruhan sudah disusun dengan baik dan teratur. sudah final dan sudah bisa di cetak. Prinsip-Prinsip Tata Letak Proporsi Proportion Upaya pengaturan yang berkenaan dengan ukuran antara bagian satu dengan bagian lainnya. Besar kecil, luas, sempit, panjang pendek, atau tinggi rendah adalah persoaalan Proporsi. Dalam Seni Rupa prinsip proporsi ini digunakan untuk mempertimbangkan perbandingan bidang kertas atau kanvas dengan objek yang digambar atau di lukis. Prinsip perbandingan lebih menekankan pada varisasi atau keragaman ukuran unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam satu kesatuan yang utuh. Keseimbangan Balance Keseimbangan merupakan kondisi sebuah desain atau pun benda yang membuat semua kekuatan jadi bekerja dan tidak saling menghilangkan satu dengan yang lain. Ada dua prinsip dasar dari sebuah keseimbangan. Keseimbangan Simetris, adalah keseimbangan yang terjadi secara tegak lurus. Keseimbangan kali ini seperti menggunakan dua buah elemen yang mirip seperti menggunakan sebuah kaca cermin. Keseimbangan Asimetris, ialah keseimbangan yang terlihat sama tetapi dalam pengaturan berat atau bobot yang berbeda. Irama Rhythm Ritme/ Irama adalah pola yang dibuat oleh elemen-elemen secara berulang dan bervariasi. Pengulangan mengulangi unsur serupa secara yang konsisten dan variasi perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen adalah kunci untuk ritme visual. Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara teratur akan membuat nuansa yang lembut, tenang dan santai. Perubahan yang tiba-tiba pada ukuran dan jarak elemen akan menyiratkan nuansa cepat, ritme yang hidup dan suasana menarik. Untuk membuat rhythm Ulangi serangkaian elemen dengan bentuk yang sama, juga jarak antar masing-masing elemen untuk menciptakan sebuah ritme yang teratur. Ulangi serangkaian elemen yang lebih besar dengan jarak yang besar pula secara menerus untuk membuat ritme yang progresif. Huruf yang bevariasi, tebal, tipis, besar dan kecil. Variasikan halaman yang gelap karena tulisan dan gambar yang gelap dengan halaman yang ringan sedikit tulisan dan berwarna cerah. Mengulang bentuk yang sama di beberapa layout. Ulangi elemen yang sama pada posisi yang sama pada setiap halaman yang dicetak seperti koran atau majalah. Kontras Contrast Maksud prinsip kontras adalah menghindari elemen desain dalam halaman yg tampak serupa. Apabila elemen jenis tulisan, warna, ukuran, tebal tulisan, spasi, etc tidak diingkan serupa maka buat elemen desain tsb saling membedakan. Kadang, dalam sebuah halaman, kontras menjadi visualisasi yg paling menarik perhatian. Kontras adalah penyebab awal pembaca membaca halaman tsb. Sedangkan variety , atau keanekaragaman digunakan untuk menghindari dari kesan monoton atau membosankan. Contohnya seperti penggunaan dari elemen yang tidak sama dapat memberikan sesuatu yang lebih menarik atau unik. Kesatuan unity Kesatuan atau unity merupakan salah satu prinsip yang menekankan pada keselarasan dari unsur-unsur yang disusun, desain bisa dikatakan menyatu apabila secara keseluruhan tampak harmonis. Prinsip kesatuan juga dikenal dengan istilah Proximity yang artinya kedekatan. Prinsip ini dipakai untuk menyatukan unsur-unsur layout seperti tipografi, ilustrasi, warna, dll. Dengan adanya kesatuan itulah, unsur-unsur didalamnya akan saling mendukung dan melengkapi sehingga diperoleh fokus sesuai tujuan yang diinginkan. Prinsip kesatuan memiliki peran untuk menyatukan arah. Prinsip Keselarasan Harmony Lazim disebut dengan prinsip Harmoni atau Keserasian adalah timbul dengan adanya kesamaan, kesesuaian, dan tidak adanya pertentangan. Dalam Seni Rupa prinsip Keselarasan dapat dibuat dengan cara menata unsur-unsur yang mungkin sama, sesuai dan tidak ada yang berbeda secara mencolok. Grid Pada Tata Letak Dalam penyusunan layout halaman supaya margin berukuran sama, memerlukan acuan yang teratur seperti grid. Dalam penyusunan halaman, grid bisa dibuat mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks tergantung pada media yang akan digunakan. Berikut jenis-jenis grid pada layout GridSystem Grid ini merupakan grid yang diciptakan sebagai solusi dari permasalahan saat menata elemen-elemen visual dalam sebuah ruang. Tidak hanya itu, Grid System ini juga digunakan sebagai alat untuk mempermudah dalam membuat sebuah penataan benda. Grid System ini adalah struktur dua demensi yang terdiri dari sumbu horisontal dan sumbu vertikal sehingga akan tersusun kolom dan baris. Tujuan utama dalam desain grafis dari grid ini untuk menciptakan suatu rancangan yang mudah dipahami oleh masyarakat dan memuaskan dari segi keindahannya. The GoldenSelection Kata Golden selection biasa terdengar di lingkungan perkuliahan bidang arsitektur. Tidak hanya di bidang arsitektur, dalam bidang desain grafis proporsi ini juga digunakan. The Golden Selection menjadi dasar pembuatan ukuran kertas dan biasa digunakan juga untuk menyusun keseimbangan sebuah desain. Proporsi agung sudah ditemukan sejak zaman kuno. Golden Selection atau biasa disebut proporsi agung atau lebih dikenal dengan istilah Fibonacci yaitu deret bilangan yang setiap bilangannya adalah hasil jumlah dari dua jumlah bilangan sebelumnya dimulai dari nol. Biasanya deret ini memiliki rasio 8 13 yang sering dipakai dalam pengukuran bangunan, arsitektur, karya seni, dan lainnya. Deret bilangan 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 337, … The Symetrical Grid Dalam grid yang satu ini, halaman sebelah kanan akan terbalik persis dengan bayangan cermin halaman sebelah kiri, hal ini memberikan dua margin yang sama baik luar maupun dalam. Biasanya margin luar lebih lebar daripada margin dalam. Jan Tschichold 1902-1974 seorang typographeryang merintis layout klasik berasal dari Jerman, ia membuat layout ini dengan didasari ukuran halaman dengan proporsi 23. Sumber 0% found this document useful 0 votes169 views7 pagesOriginal TitlePRINSIP PRINSIP TATA LETAK DALAM DESAIN GRAFISCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes169 views7 pagesPrinsip Prinsip Tata Letak Dalam Desain GrafisOriginal TitlePRINSIP PRINSIP TATA LETAK DALAM DESAIN GRAFISJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

jelaskan tujuan prinsip desain dalam membuat desain tata letak